Top
Begin typing your search above and press return to search.

Beri motivasi, orang tua peserta audisi umum PB Djarum diajak tour asrama atlet

Menepis kekhawatiran orang tua akan masa depan anaknya ketika menjadi atlet PB Djarum. Puluhan orang tua peserta audisi umum diajak keliling mengenal lebih dekat terkait kehidupan para atlet di asrama yang melahirkan atlet bulutangkis dunia.

Beri motivasi, orang tua peserta audisi umum PB Djarum diajak tour asrama atlet
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Menepis kekhawatiran orang tua akan masa depan anaknya ketika menjadi atlet PB Djarum. Puluhan orang tua peserta audisi umum diajak keliling mengenal lebih dekat terkait kehidupan para atlet di asrama yang melahirkan atlet bulutangkis dunia.

Menurut admin asrama PB Djarum Kudus, Raventus Pongoh mengatakan pihaknya memilih belasan orang tua untuk ikut Keliling asrama ini untuk menepis anggapan negatif kehidupan atlet selama di asrama. Baik kehidupan saat menjadi atlet ataupun pendidikannya. "Kami sebagai penanggungjawab ikut akan pendidikan anak selama menjadi atlet PB Djarum jadi orang tua tidak perlu khawatir, kami sudah kerjasama dengan beberapa sekolah mulai dari SD sampai SMA", ujarnya, Kamis (12/9).

Mereka keliling GOR megah seluas 40 hektar menyaksikan apa yang biasa dilakukan dan didapatkan oleh atlet PB Djarum. Berawal dari aula lobby, dilanjutkan berjalan ke taman Plasa Juara, ditengah jalan terdapat prasasti yang terpatri berisikan para pemain Indonesia dari PB Djarum yang berprestasi mulai dari turnamen Sudirman Cup, All England hingga BWF (Badminton World Federation).

"Cultural visit yang kami berikan kepada orangtua adalah program baru dan pertama yang dilakukan tahun ini", kata Ranventus.

Raventus yang merupakan anak dari legenda bulutangkis Indonesia era 1980 an, Lius Pongoh menjelaskan saat ini, PB Djarum tengah memiliki atlet pembinaan sebanyak 160 anak dengan berbagai usia dan ditempatkan di tiga tempat berbeda.

"Yang disini adalah atlet dengan usia 11, 13, 15 dan 17, kita sangat concern pada pembinaan anak disini dan bagi yang telah dewasa kita lebih bantu mereka untuk bisa turnamen di luar negeri. Sementara untuk tempat berlatih kita ada 3 GOR Djarum di Jati, Kaliputu, dan Jakarta," imbuh wasit Sekelas BWF ini.

Lala salah satu orang tua berasal dari Sukorejo Kendal, mengaku sangat antusias dan senang adanya kegiatan tour asrama yang didapatkannya. Kegiatan ini sebagai hal baru dan akan membuatnya lebih termotivasi untuk mendukung anaknya berprestasi.

"Ini sangat menarik, cukup mengedukasi kita yang awam dan penasaran apa saja didalamnya, dari yang kita tidak pernah tahu jadi tahu, ini membuat motivasi kita agar anak kita bisa lebih tekun meraih prestasi," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (12/9).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire